Puskesmas Oesapa Kupang

Informasi Kesehatan

Gejala Demam Berdarah (DBD), Penyebab Penyakit DBD, Pertolongan Pertama, dan Pengobatannya

Ditulis Oleh | Senin, 03 Februari 2020 05:59
Beri Rating
(0 votes)

Masyarakat Indonesia secara luas sudah cukup tahu yang namanya penyakit demam berdarah. Penyakit ini biasa disebut Demam Berdarah Dengue (DBD) atau penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Penyakit ini dikenal dengan gejalanya yang sangat khas, yaitu suhu tubuh tinggi atau panas sekaligus nyeri sendi, sakit kepala, otot, tulang, dan sakit area belakang mata.

 

Meski demikian, penyebutan demam berdarah dalam terminologi medis tidak lah tepat, atau bisa dikatakan salah kaprah. Sebab sebenarnya DB (demam berdarah) itu adalah kondisi yang menjadi komplikasi dari deman dengue (dengue fever) yang memburuk.

 

DB sendiri dalam istilah medis disebut sebagai dengue hermorrhagic fever. Tetapi karena sudah familier (terdengar akrab) maka pembahasan penyakit yang satu ini akan tetap dengan penyebutan istilah DBD untuk merujuk pada penyakit yang sama.

 

Penyebab Demam Berdarah: Kenapa Seseorang bisa Terkena DBD?

Kenali jenis nyamuk penyebar virus demam berdarah

 

Virus dengue ini menyerang seseorang melalui perantara nyamuk Aedes eegypti dan Aedes albopictus (bahasa latin). Ciri-ciri nyamuk yang menyebarkan virus dengue ini adalah berwarna hitam dengan belang-belang putih di tubuhnya.

 

Kedua jenis serangga ini banyak ditemui berkembang biak di wilayah iklim tropis, termasuk Indonesia dan negara-negara Afrika. Tiap tahun diketahui banyak penderita demam berdarah. Indonesia sendiri jadi salah satu yang tertinggi dengan jumlah kasus mencapai 112.511 penderita DBD pada tahun 2013, dan sebanyak 871 orang meninggal akibat penyakit DBD ini.

 

Di tahun selanjutnya, terdapat 71.688 kasus DBD terjadi dengan jumlah orang yang meninggal sebanyak 641 penderita demam berdarah. Kendati telah mengalami penurunan dari segi jumlah kasus yang terjadi, namun angka ini masih tetap menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kasus DBD tertinggi kedua setelah Brasil.

 

Kedua nyamuk DBD atau penyebar virus demam berdarah ini justru berkembang biak di genangan air yang jernih di sekitar pemukiman padat penduduk. Nyamuk ini biasanya menghisap darah di waktu pagi dan sore hari.

Kenali dan Ketahui Gejala Demam Berdarah

 

Kenali gejala dan tanda terserang demam berdarah

 

Penyakit DBD ini bisa menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Gejala demam berdarah pada anak maupun orang dewasa sejatinya mudah dikenali. Secara umum gejala DBD bisa dikenali baik secara fisik maupun bukan, diantaranya:

 

    Suhu tubuh penderita DBD sangat tinggi bisa mencapai 41 derajat celcius

    Nafsu makan kurang bahkan hilang selera

    Badan terasa lelah, lesu dan capek terus menerus

    Mual hingga muntah

    Wajah berwarna kemerahan

    Tenggorokan sakit

    Kepala pusing

    Kelenjar getah bening bengkak

 

Bagaimana gejala DBD pada anak? Selain mengalami gejala demam berdarah di atas, biasanya anak yang menderita penyakit DBD selalu disertai dengan munculnya bintik-bintik merah di kulit.

 

Untuk beberapa kasus gejala DBD, terkadang hidung dan gusi penderita juga mengalami pendarahan dengan intensitas ringan. Masa inkubasi penderita penyakit akibat nyamuk DBD ini dalam rentang waktu antara 4 hingga 10 hari sejak gejala awal mulai terindikasi.

 

Pada saat masa inkubasi inilah biasanya terjadi kesulitan untuk membedakan mana yang sebenarnya demam berdarah atau hanya sekedar sakit flu biasa.

Tingkat Parah Penyakit DBD yang Perlu Diketahui

 

Jika terlambat menangani serangan DBD bisa berakibat fatal

 

Setelah mendapatkan hasil tes darah pasien dari laboratorium, dokter selanjutnya akan membagi tingkat parah penyakit demam berdarah yang diderita, terbagi menjadi beberapa kriteria antara lain:

 

  1. Stadium Pertama

 

Terjadi infeksi virus dengan derajat pendarahan yang tampak hanya melalui indikator positif pada saat uji tourniquet yaitu alat untuk mengerutkan dan menekan guna mengontrol aliran darah.

 

  1. Stadium Lanjutan

 

Ditandai dengan pendarahan tiba-tiba seperti bintik merah dan mimisan. Selanjutnya bisa memasuki DBD tingkat ke-2, di mana penderita mengalami syok (menarik diri) yang ditandai dengan kondisi suhu badan dingin di bagian tangan dan kaki, lalu nadi cepat tapi lemah, kesadaran menurun dengan tekanan nadi yang masih terukur.

 

  1. Stadium Akut

 

Dalam istilah kedokteran, ini disebut sebagai DSS (Dengue Shock Syndrome), yang disertai tanda seperti kesadaran menurun bahkan koma. Selanjutnya ditandai dengan nadi sangat llemah bahkan nyaris tidak teraba, hingga tekanan nadi tidak bisa diukur.

Sangat dianjurkan untuk melakukan perawatan sedini mungkin sebelum memasuki stadium pertama. Dengan mengetahui dan melakukan perawatan sejak awal, penyakit DBD ini akan mudah disembuhkan.

 

Baca Juga: 5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan

Pertolongan Pertama dan Pengobatan Bila Terserang DBD

 

Banyak minum air putih untuk mengembalikan cairan dalam tubuh

 

Bila terjangkit penyakit DBD ini, langkah pertama apa yang perlu dilakukan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan lebih lanjut?

 

Cara terbaik tentu pergi ke dokter apabila menemukan gejal-gejala seperti di atas.

 

Guna memperkuat diagnosa, dokter biasanya akan mengarahkan pasien untuk melakukan tes darah. Dari contoh (sample) darah pasien ini akan mudah ditemukan jenis penyakitnya. Seorang pasien dinyatakan terserang DBD apabila hasil pemeriksaan tes darah tergolong daalam kriteria sebagai berikut:

 

    Terjadi pengentalan darah atau disebut hemokonsentrasi. Ini terjadi karena perembesan plasma, dengan nilai Hct (Hematokrit) berkisar antara 20% dari saat normal

    Trombosit di bawah 150.000/milimeter kubik, dengan angka normal berkisar 150.000-450.000/milimeter kubik. Kondisi ini dikenal dengan istilah trombositopenia

 

Di fase awal penyakit DBD ini menyerang, banyak literatur menyebutkan bahwa demam ini memang bisa sembuh dengan teknik perawatan di rumah. Ini adalah masa ketika masih belum memasuki tahapan stadium pertama atau berubah dari demam dengue menjadi dengue dan DSS. Di fase awal atau ringan bisa melakukan perawatan sendiri, seperti:

 

    Istirahat yang cukup

    Konsumsi parasetamol dan acetaminophen sesuai dosisnya untuk meredakan demam dan nyeri

    Hindari aktivitas yang berat hingga kondisi benar-benar pulih

    Konsumsi banyak air mineral untuk mencegah dehidrasi, karena suhu tubuh tinggi dan muntah

    Umumnya dokter melarang konsumsi obatan-obatan seperti ibuprofen, naproxen sodium, juga aspirin karena bisa memicu pendarahan di dalam.

 

Cara Pencegahan Demam Berdarah

 

Ilustrasi pembasmian nyamuk dengan cara pengasapan atau fogging

 

Untuk mencegah terjangkitnya penyakit demam berdarah, maka perlu memperhatikan dan melakukan beberapa hal sebagai berikut:

 

    Budayakan hidup bersih, bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekitar

    Menggunakan losion anti nyamuk, dengan kandungan N-diethylmetatoluamide yang secara umum terbukti efektif, tetapi penggunaan losion tdak dianjurkan untuk anak di bawah usia 2 tahun

    Pasang kawat anti nyamuk di bagian ventilasi rumah

    Bersihkan tempat bersarang nyamuk, dengan menutup penampungan air yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk. Taburkan serbuk abate agar jentik nyamuk mati

    Membasmi nyamuk dengan Fogging (pengasapan). Sebagai langkah sterilisasi lingkungan dan menekan populasi nyamuk, maka fogging cukup efektif menekan jentik nyamuk untuk tumbuh dan berkembang biak.

 

Cegah Penyakit DBD dengan Menjaga Lingkungan Tetap Bersih

 

Meski termasuk penyakit yang bisa berisiko fatal, penyakit demam berdarah bisa disembuhkan dengan pengobatan di rumah secara intensif. Asalkan menjalankan saran pengobatan dengan benar, maka kondisi bisa segera pulih seperti sedia kala.

 

Biasanya, penderita akan mulai menunjukan tanda-tanda membaik pada hari ke 3-5. Namun dengan demikian, bukan berarti penderita bisa bebas untuk segera kembali melakukan aktivitas. Sebab pada fase ini, bila demam kembali terjadi maka sebenarnya bisa saja penyakit memasuki stadium lanjutan.

 

Apabila tidak ditangani segera, maka ini akan menjadi fase kritis yang membawa dampak fatal. Karenanya, tetap sangat disarankan bagi penderita untuk tetap menemui dokter bahkan setelah memasuki hari ke 5 demam sudah mulai menunjukan tanda membaik. Waktu pemulihan total biasanya hingga 2 minggu.

 

Namun yang terpenting adalah mencegah penyakit DBD ini sedini mungkin dengan cara menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Bila terserang penyakit demam berdarah ini, sesegara mungkin melakukan tindakan yang diperlukan.

 

sumber : google www.cermati.com

Dibaca 409 Kali Terakhir Diperbaharui Senin, 03 Februari 2020 07:49
Daud Fek

ADMINISTRASI

puskosp.dinkes-kotakupang.web.id | Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Artikel Lainnya

Pengambilan Sampel DAM Di Kelurahan Kelapa Lima Oleh Petugas Kesling Puskesmas Oesapa

Pengambilan Sampel DAM Di Kelurahan Kelapa Lima Oleh Petugas Kesling Puskesmas Oesapa

Tujuan Pengambilan Sampel Sampling Air Untuk mendapatkan sampel, Read More
Pria Wajib Tahu

Pria Wajib Tahu

PRIA WAJIB TAHU Maskulinnya seorang pria tergantung dari Read More
Si Iva Juruselamat Kaum Perempuan

Si Iva Juruselamat Kaum Perempuan

SI IVA JURUSLAMAT KAUM PEREMPUAN PENGERTIAN IVA IVA Read More
Penyuluhan Imunisasi MR Puskesmas Oesapa

Penyuluhan Imunisasi MR Puskesmas Oesapa

Vaksin MR (vaksin campak dan rubella) diberikan untuk Read More
Senam GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ) Puskeskemas Oesapa Dan Pustu

Senam GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ) Puskeskemas Oesapa Dan Pustu

“JUMAT SEHAT” PUSKESMAS OESAPA Jumat sehat adalah salah Read More
Bunga Ungu Untuk kecantikan dan Kesehatan

Bunga Ungu Untuk kecantikan dan Kesehatan

Manfaat Daun Ungu untuk Kecantikan dan Kesehatan Tanaman Read More
Manfaat Jahe untuk Ibu Hamil Muda dan Hamil Tua

Manfaat Jahe untuk Ibu Hamil Muda dan Hamil Tua

Jahe merupakan salah satu tanaman TOGA (Tanaman Obat Read More
Mengerikan!!! keripik dan kerupuk yang anda makan

Mengerikan!!! keripik dan kerupuk yang anda makan

Keripik dan Kerupuk menjadi salah satu snack yang Read More
  • 1